Sebelum membahas lebih jauh tentang
kompleksitas sistem IT, terlebih dahulu mari kita pahami apa yang
dimaksud dengan kompleksitas itu sendiri. Kompleksitas terbentuk dari
kata kompleks yang berarti suatu kesatuan yang terdiri dari sejumlah
bagian, khususnya yang memiliki bagian yang saling berhubungan dan
saling tergantung (sumber dari: Wikipedia)^^.
Dari sini, saya mendefinisikan kompleksitas sebagai sebuah dampak dari
hubungan antara bagian-bagian dari sebuah kesatuan yang saling berkaitan
satu dengan yang lainnnya.
Sementara itu, sistem itu sendiri pun mempunyai arti tersendiri yaitu sebagai suatu kesatuan yang memiliki komponen atau elemen yang dihubungkan secara bersamaan untuk tercapainya suatu tujuan tertentu. Sedangkan teknologi informasi itu sendiri adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan proses, penggunaan perangkat, manipulasi serta pengelolaan informasi. Maka saya pun mendefinisikan sistem TI sebagai sebuah kesatuan yang memiliki komponen/elemen yang salin berhubungan untuk memproses, memanipulasi, serta untuk mengelola informasi.
Sistem TI pun terbagi menjadi 3
bagian besar, yaitu: Software, Hardware dan Brainware. Pengertian Software itu sendiri merupakan data yang diformat dan tersimpan secara digital termasuk
program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa
dibaca dan ditulis oleh komputer. Hardware ialah semua bagian fisik
komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang
beroperasi di dalamnya. Kemudian Brainware adalah pengguna atau orang
yang memiliki hak akses atas software dan hardware untuk melakukan
pemrosesan dan pengelolaan informasi. . . .




